Serangan Matahari

Minggu, 07 Agustus 2011

Tiap 11 tahun sekali, tarian badai matahari menghampiri bumi. Pada 1859, telegraf di seluruh dunia mati dan terbakar. Tahun 1921, saluran radio dan telepon mati. Dan pada 2008 lalu , ilmuwan memerkirakan badai matahari akan kembali terjadi pada 2013. Mematikan listerik di seluruh dunia dan membuat reaktor nuklir meleleh lalu meledak. Benarkah jadi awal kiamat di planet bumi?

Ledakan
Matahari setiap saat mengluarkan gelembung gas yang biasa kita kenal badai matahari (coronal mass ejection). Gelembung ini biasanya akan lenyap di luar angkasa, tapi 30 di antaranya berhasil menabrak bumi setiap tahun. Serangan langsung badai matahari terjadi tiap 100 tahun. Dan tahun 2013 nanti, siklus 100 tahun ini bertapatan sengan siklus 11 tahun terjadinya bintik matahari yang bisa mengakibatkan munculnya gelombang badai matahari terbesar yang tidak akan lenyap di luar angkasa atau hangus di atmosfer bumi.

Menuju Bumi
Kecepatan badai matahari mencapai 9 milyar km/jam dan bisa mencapai bumi “cuma” dalam waktu 18 jam. Selama mengarungi angkasa, badai matahari menghasilkan gelombang yang bisa menghancurkan satelit. Radiasinya juga bisa menyebabkan kanker.


Tabrakan
Bumi dikelilingi sabuk magnetis yang melindungi kita dari serangan benda-benda luar angkasa, termasuk badai matahari. Itu sebabnya, nasib kita di 2013 nanti ditentukan oleh sabuk ini.
Kalau posisi sabuk ini pararel dengan bumi, gelombang badai matahari yang memasuki bumi akan jauh berkurang. Tapi kalau sabuk ini sedang sejajar dengan posisi bumi, dua medan magnet (badai matahari dan sabuk magnetis) akan bertemu dan saling menguatkan. Hasilnya bisa ditebak, serangan besar-besaran akan menabrak bumi.


Sistem Pertahanan

Stereo (Solar Terrestrial Relations Observatory)
Memantau matahari melalui dua satelit dan secara rutin mengirimkan foto permukaan matahari dan aktivitas badai matahari
Warning time: 24-48 jam.
Soho (Solar and Hellospheric Observatory)
Mengelola data dari stereo jadi gambar tiga dimensi untuk lebih membantu ilmuawan memprediksikan serangan badai matahari.
Warning time: 24-48 jam.
Ace (Advanced Composition explorer)
Mengirimkan data ke bumi seperti kecepatan, besar gelombang, dan nilai-nilai lain, untuk mengukur besar serangan ke bumi dan dampaknya.
Warning time: 1 jam.



SDO (Solar Dynamic Observatory)
Memantau aktivitas medan magnetis matahari dan mengelolah data cuaca di antariksa.
No warning time!
CSWL (Comprehensive Solar Wind Laboratory)
Dengan detector sinar gamma dan analisator 3D plasma, laboratorium luar angkasa ini memerediksi dari mana badai matahari menyerang bumi dan efeknya ke bumi.
No warning time!


Penanganan

Transformer Replacement
Amerika sudah membangun teknologi pembangkit listrik cadangan, RecX, yang bisa menyuplai listrik 100 ton tapi dengan bobot ringan, sehingga gampang dipindah-pindah dengan truk atau helicopter.
Pelindung Tabrakan
Neutral Capacitor dan Bypass Device didesain dengan menggunakan kapasitor sederhana untuk menangkis gelombang magnetis badai matahari.


Efek:

Cahaya
Badai matahari di tahun 1989 membuat Quebec, Kanada, kehilangan listrik selama Sembilan jam. Badai matahari yang lebih besar bisa berefek lebih parah dari ini, terutama untuk kota-kota tanpa pembangkit listrik cadangan.

Transportasi
Tanpa listrik, lampu lalu lintas mati dan lalu lintas jadi kacau. Kereta api listrik mati, opersional pompa bensin berhenti.
Komunikasi
Jaringan komunikasi untuk ponsel mati, begiru juga untuk saluran telepon kabel.

Obat-obatan
Operasional rumah sakit akan terhenti akibat tidak ada listrik. Sementara itu, cadangan listrik juga tidak akan bertahan lama. Pemompa jantung dan alat-alat medis lainnya yang menggunakan listrik terhenti. Penjaga suhu ruang penyimpanan obat dan darah juga akan berhenti.
Air
Penyuling air berhenti bekerja, pasokan air bersih otomatis berhenti. Kompor listrik untuk memasak tidak mungkin bisa dipakai. Pasokan minyak dan gas berhenti karena kacaunnya lalu lintas. Yang lain, radiasi matahari juga bisa menyebar.

Pasca Tabrakan

Begitu gelombang magnetis mencapai permukaan bumim terjadi proses induksi besar-besaran. Semua benda logam akan dialiri medan magnetis. Ini mengakibatkan seluruh perangkat listrik meleleh karena panas dan mematikan aliran listrik di seluruh dunia.